Senin, 09 November 2009

INGAT MATIIII.........


PERHATIKAN dan RENUNGKAN.. Apa yang anda PIKIRKAN??....Bagaimana kalau yang di TANDU itu adalah ANDA..?? Suka ataw tidak SUKA anda akan mengalaminya sekali dalam seumur hidup ANDA. Ini yang disebut dengan MATI.. Awal dari kehidupan yang SESUNGGUHNYA..!!!!



hhmmm.... dalm kesendirian kuu aku pernah berfikir ternyata bukan hanya orang hidup saja tapi orang yang sudah mati pun mempunyai keinginan....
#####
jika ia yang meninggal orang kafir.
ia mempunyai keinginan ingin di hidupkan kembali
ia ingin bertaubat melakukan hal2 yang sudah di perintahkan Alla SWT
dan meninggalkan larangan nya.
#####
jika ia yang meninggal orang yang soleh.
ia mempunyai keinginan,ingin dihidupkan kembali
ia ingin memberitahu kpda keluarga dan tmn2 nya bahwa yang di lakukan di dunia itu bnr
dan membawa kebahagiaan di alam kubur sana.

Tuhan dulu pernah aku menagih simpati
Kepada manusia yang alpa jua buta
Lallu terheretlah aku dilorong gelisah
Luka hati yang berdarah kini jadi parah

Semalam sudah sampai kepenghujungnya
Kisah seribu duka ku harap sudah berlalu
Tak ingin lagi kuulangi kembali
Gerak dosa menhiris hati

Tuhdan dosaku menggunung
Taki rahmat-Mu melangit luas
Harga selautan syukurku
Hanyalah setitis nikmat-Mu di bumi

Tuhan walau taubat sering kumungkir
Namun pengampunan-Mu tak pernah bertepi
Bila selangkah kurapat pada-Mu
Seribu langkah Kau rapat padaKu

1. Kematian yang paling mulia ialah matinya para syuhada. (Asysyihaab)

2. Tidak ada sesuatu yang dialami anak Adam dari apa yang diciptakan Allah lebih berat daripada kematian. Baginya kematian lebih ringan daripada apa yang akan dialaminya sesudahnya. (HR. Ahmad)

3. Perbanyaklah mengingat kematian. Seorang hamba yang banyak mengingat mati maka Allah akan menghidupkan hatinya dan diringankan baginya akan sakitnya kematian. (HR. Ad-Dailami)


Penjelasan:
Dia mati dengan mudah dan ringan pada saat sakaratul maut.

4. Janganlah seorang mati kecuali dia dalam keadaan berbaik sangka terhadap Allah. (HR. Muslim)

5. Janganlah ada orang yang menginginkan mati karena kesusahan yang dideritanya. Apabila harus melakukannya hendaklah dia cukup berkata, “Ya Allah, tetap hidupkan aku selama kehidupan itu baik bagiku dan wafatkanlah aku jika kematian baik untukku.” (HR. Bukhari)

6. Cukuplah maut sebagai pelajaran (guru) dan keyakinan sebagai kekayaan. (HR. Ath-Thabrani)

7. Mati mendadak suatu kesenangan bagi seorang mukmin dan penyesalan bagi orang durhaka. (HR. Ahmad)

Penjelasan:
Artinya, seorang mukmin sudah mempunyai bekal dan persiapan dalam menghadapi maut setiap saat, sedangkan orang durhaka tidak.

8. Tuntunlah orang yang menjelang wafat dengan ucapan Laailaaha illallah (maksudnya, agar dia mau meniru mengucapkannya). (HR. Muslim)

9. Tidak dibolehkan bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir berkabung atas suatu kematian lebih dari tiga malam, kecuali terhadap kematian suaminya, maka masa berkabungnya empat bulan dan sepuluh hari. (HR. Bukhari dan Muslim)

Penjelasan:
Kematian ayah, ibu, saudara dan yang lain selain suaminya, masa berkabungnya tidak boleh melebihi tiga hari.

10. Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, jenazah orang kafir berlalu di hadapan kami, apakah kami perlu berdiri?” Nabi Saw segera menjawab, “Ya, berdirilah. Sesungguhnya kamu berdiri bukanlah untuk menghormati mayitnya, tetapi menghormati yang merenggut nyawa-nyawa.” (HR. Ahmad)

11. Ada tiga perkara yang mengikuti mayit sesudah wafatnya, yaitu keluarganya, hartanya dan amalnya. Yang dua kembali dan yang satu tinggal bersamanya. Yang pulang kembali adalah keluarga dan hartanya, sedangkan yang tinggal bersamanya adalah amalnya. (HR. Bukhari dan Muslim)

12. Seorang mayit dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang minta pertolongan. Dia menanti-nanti doa ayah, ibu, anak dan kawan yang terpercaya. Apabila doa itu sampai kepadanya baginya lebih disukai dari dunia berikut segala isinya. Dan sesungguhnya Allah ‘Azza wajalla menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung-gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada orang-orang mati ialah mohon istighfar kepada Allah untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka. (HR. Ad-Dailami)

13. Allah mencatat ihsan (kebaikan) atas segala sesuatu. Apabila kamu membunuh hewan maka bunuhlah dengan cara yang baik dan jika kamu menyembelihnya sembelihlah dengan baik. Asahlah tajam pisau potong dan ringankan hewan potongnya. (HR. Muslim)

14. Janganlah kamu mengagumi amal seorang sehingga kamu dapat menyaksikan hasil akhir kerjanya (amalnya). (HR. Aththusi dan Ath-Thabrani)

15. Apabila seorang muslim wafat dan jenazahnya dishalati oleh empat puluh orang yang tidak bersyirik kepada Allah maka Allah mengijinkan syafaat (pertolongan) oleh mereka baginya (si mayit). (HR. Abu Dawud)

16. Percepatlah menghantar jenazah ke kuburnya. Bila dia seorang yang shaleh maka kebaikanlah yang kamu hantarkan kepadanya dan bila kebalikannya, maka sesuatu keburukan yang kamu tanggalkan dari beban lehermu. (HR. Bukhari)

17. Seorang mayit dapat disiksa (kubur) disebabkan tangisan keluarganya. (Mashabih Assunnah)

Penjelasan:
Hal tersebut terjadi bila keluarganya menangisi mayit dengan berlebih-lebihan dan berteriak-teriak. Menangisi dengan wajar dari anggota keluarga yang ditinggalkan wafat sebenarnya dibolehkan dalam agama. Lalu kenapa si mayit yang harus menanggung akibatnya? Ini disebabkan karena sebelum wafatnya dia tidak pernah mengajarkan hal demikian.

18. Barangsiapa wafat pada hari Jum’at atau pada malam Jum’at maka dia terpelihara dari fitnah (siksa) kubur. (Abu Ya’la)

19. Janganlah mengingat-ingat orang-orangmu yang telah wafat, kecuali dengan menyebut-nyebut kebaikan mereka. (An-Nasaa’i)

20. Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, pesankan sesuatu kepadaku yang akan berguna bagiku dari sisi Allah.” Nabi Saw lalu bersabda: “Perbanyaklah mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari (kelelahan) dunia, dan hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa. Sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan doamu akan terkabul.” (HR. Ath-Thabrani)

Jumat, 16 Oktober 2009

Jantung seorang muadzin terdengar suara adzan...

"Allahu Akbar, Allahu Akbar, Asyhadu alla ilaha illallah'....
Itulah suara adzan yang terdengar melalui stetoskop yang diletakkan di atas dada seorang pasien yang telah meninggal dunia.

Dokter Jasim al-Haditsy berkata, "Saya rasa suara itu adalah adzan subuh. Kemudian saya bertanya kepada salah seorang perawat. "Jam berapa sekarang?" Ia menjawab "Jam satu malam". "Saya tahu bahwa saat ini belum tiba saatnya adzan subuh, kemudian saya kembali meletakkan stetoskop di atas dadanya dan saya kembali mendengar adzan tersebut selengkapnya.

Kemudian saya bertanya kepada keluarga pasien yang meninggal ini tentang keadaannya semasa hidup, mereka menjelaskan, "Ia bekerja sebagai muadzdzin pada sebuah masjid, biasanya ia datang ke mesjid seperempat jam sebelum tiba waktunya atau kadang lebih awal lagi, ia selalu menghatamkan Al-Qur'an dalam waktu tiga hari dan sangat menjaga lisannya dari kesalahan."

Subhanallah, alangkah indahnya husnul khatimah itu, saya yakin semua orang muslim pasti mengharapkannya.

dikutip dari"Kesaksian Seorang Dokter" dr. Khalid bin Abdul Aziz Al-Jubair, SpPJ

Jumat, 14 Agustus 2009

7 sunah Rasullullah

Sholat berjmaah di masjid, seusai tahajud dilanjutkan membaca Al quran, lalu kita berjamaah di masjid untuk lebih utama adalah muslimun,mu’minun secara kodrat berbeda tapi fitroh derajat nya sama di mata Allah SWT, Rasulullah juga mempunya keluarga istri dan anak sahabat juga mempunya istri dan anak, tapi Rasaullullah saw dan sahabat semua kemasjid, Arti nya selama suami kemasjid ayah kemasjid sebanyak itu Allah beri keberkahan bagi keluarga yang ada di rumah walaupun mereka tidakdi larang untuk ke masjid, (subbahanallah bijak sana sekali Allah)

Masjid baitullah rumahnya Allah tidak heran orang-orang yang mencintai Allah sangat senang dengan rumha Allah mengunjungi rmah Allah bersilaturahim kpda Allah swt sampai rasullah SAW mengingatakan berita gembira bagi mereka dihari kiamat yang gemar ke masjid dengan bahasa qolbuhu muallakun bilmasajid jatung nyaoorang yang beriman itu ada di masjid…. Dia hanya betah di masjid tidak heran bumi ini menjadi masjid bagi nya karna senang nya kemasjid, kantor rumah bahkan hotel menjadi musolah tempat ia berpijak hamparan sajadah, kalo dia berbicara dakwah, kalo berdiam berzikir, nafas nya tasbi, mata nya rahmat, telinga nya terjaga, pikiran nya baik sangka, angan nya sedekah, kaki nya jihad, kekuatan nya adalah silaturahim, hati nya diam-diam berdoa kerinduan nya tegak nya syariat Allah, tauladan nya nabi Muhammad saw, cita-cita syuhada, kesibukan nya asik memperbaiki diri, bumi benar-benar menjadi masjid bagi nya.

Keberkahan demi keberkahan akan di raih bagi mereka yang suka ke masjid, bagaimana enggak berkah belum ke kantor, belum ke pasar, lebih dahulu di langkah kan ke masjid, sehingga kaki nya penuh keberkahan kerna masuk rumah berkah masjid baitulbarokah pusat keberkahan, sentral keberkahan, berkah arti nya kebaikan, berkah artinya manfaat, berkah arti nya kesuksesan, maka siapapun yang ingin hidup bermafaat ingin kebaikan ingin sukses dunia akhirat jangan tinggal kan baitullah rumahnya Allah. Dalam haji di ajarkan yang nama nya arbain tapi begitu pulang jarang kita kemasjid padahal itu adalah tempat melatih diri mentrening diri, untuk mencintai masjid,dengan cerita arbain kalo pulang banyak yang mempunya nama haji tidak pernah kemasjid,

dan orang-orang yang kemasjid orang-orang yang penuh keberkahan dan ia akan di berkahi Oleh Allah dimanfaatkan oleh Allah sehingga hak menjadi hamba yang bermanfaat, kalo suami senang kemasjid dia akan membawa berkah bagi keluarganya yang ada dirumah, kalolah ia seorang pemimpim ia kemasjid maka alangkah berkah nya rakyat nya. Kita menunggu pemimipin yang gemar kemasjid lalu menjadikan bumi ini ladang amal baginya.

Dalam (QS_ At-taubah 18)


18 sesungguh nya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta tetap mendirikan sholat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang di harapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk


Sesungguh nya hanya hamba2 Allah yang beriman kepada Allah dan hari akhir salajalah mereka yang memakmurkan masjid-masjid Allah

Jadi kalo kita masih blm senang memkamurkan masjid percayalah bahwa kita belum menjadi hamba yang berimna, namapak nya masjid menyeleksi kita memilah milih mana hamba Allah yang beriman, mana hamba nya yang tidak beriman, karna itu adzan itu panggilan Allah melalui seorang muadzin untuk hamba-hamba yang beriman terlihat jelas Alllahu akbar Allahu akbar Allah mahabesar- Allah mahabesar terlihatlah di situ mana yang membesarkan Allah, mana yang membesarkan dunia. Yang membesarkan Allah serta merta ia memenuhi panggilan Allah, karna Adzan nada musical terindah bagi batin nya serta merta ia memenuhi panggilan itu.


bersambung........


Rabu, 15 Juli 2009

apakah ini cinta?

bila kita merasakan sebuah kerinduan yang begitu mendalam. hingga terasa sesak setiap kali mengingatnya.
bila kita terdorong untuk tetap bersemangat menghadapi permasalahan dan ingin meledakkan kepala. dan ketika mengingatnya, semua permasalahan adalah mudah.
bila dalam diri kita tumbuh semangat untuk terus belajar dan belajar sedang setiap saat kebosanan menanti. dan ketika ingat padanya semangat itu tumbuh kembali dan kebosanan itu hilang.
bila menjadi lebih baik dari waktu lalu adalah semangat. dan ketika mengingatnya semangat itu terus hadir.
bila mencintaiNya adalah sebuah keniscayaan. dan ketika itu ia datang dan teringatku akan cintaNya.
bila mencintai RasulNya adalah sebuah keharusan seorang muslim. dan ketika ia datang aku menjadi lebih mencintai Muhammad.

maka, bila diantara aku dan dia ada semua itu. apakah rasa itu?
maka, bila diantara aku dan dia berdiri sebuah perbedaan besar. bagaimanakah aku?
maka, bila diantara aku dan dia tidak dalam naungan ISLAM. salahkah aku?

sedangkan aku ingin selalu bersamanya. mengarungi hidup, mencintaiNya, mengikut Rasulnya, dan mempersiapkan sebuah tempat disisi RasulNya di akhirat kelak.

cinta kah? nafsu kah? fitrah kah? ujian kah?

dan kepadaNya aku hanya bisa bersandar....

maka, apakah yang harus kupilih?

Waspadalah wahai wanita............

Ali r.a. meriwayatkan sebagai berikut:

“Saya bersama-sama Fatimah berkunjung ke rumah Rasulullah, maka kami temui Nabi sedang menangis. Kami bertanya kepada Nabi s.a.w.:

“Apakah yang menyebabkan engkau menangis ya Rasulullah?”

Nabi menjawab: “Pada malam aku di-isra’kan ke langit, aku melihat orang-orang sedang mengalami seksaan, maka apabila aku teringat keadaan mereka, aku menangis”.

Ali r.a. bertanya lagi: Wahai Rasulullah, apakah yang engkau lihat?” Nabi bersabda:

Wanita yang digantung dengan rambutnya mendidih dan otaknya mendidih.
Wanita yang digantung dengan lidahnya serta tangannya dilepas dari punggungnya, sedangkan aspal mendidih dari neraka dituangkan kekerongkongnya.
Wanita yang digantung dengan buah dadanya dari balik punggungnya, sedang air getah kayu zakum dituangkan ke kerongkongnya.
Wanita yang digantung, diikat kedua kaki dan tangannya ke arah ubun-ubun kepalanya, serta dibelit dan di bawah kekuasaan ular dank ala jengking.
Wanita yang memakan badannya sendiri, serta di bawahnya nampak api yang berkobar-kobar dengan hebatnya.
Wanita-wanita yang memotong-motong badannya sendiri dengan gunting dari neraka.
Wanita yang bermuka hitam serta dia makan usus-ususnya sendiri.
Wanita yang tuli, buat dan bisu di dalam peti neraka, sedang darahnya mengalir dari lubang-lubang badannya (hidung, telinga, mulut) dan badannya membusuk akibat penyakit kulit dan lepra.
Wanita yang berkepala seperti kepala babi dan berbadan himar (keldai), yang mendapat berjuta seksaan.
Wanita yang berbentuk anjing, sedangkan sedangkan beberapa ular dank ala jengking masuk melalui duburnya, sedangkan malaikat sama-sama memukuli kepalanya dengan palu dari neraka”.


Maka berdirilah Fatimah seraya berkata: “Wahai ayahku, biji mata kesayanganku, ceritakanlah kepadaku, apakah amal perbuatan wanita-wanita itu?”

Rasulullah s.a.w. bersabda: “Hai Fatimah, adapun tentang:

Wanita yang digantung dengan rambutnya Kerana dia tidak menjaga rambutnya (tidak ditutup) di kalangan laki-laki.
Wanita yang digantung dengan lidahnya Kerana dia menyakiti hati suaminya, dengan kata-katanya.
Wanita yang digantung dengan buah dadanya Kerana dia menyusui anak orang lain tanpa izin dari suaminya.
Wanita yang diikat kedua kaki dan tangannya Kerana dia keluar rumah tanpa izin suaminya, tidak mandi wajib dari haid dan dari nifas.
Wanita yang memakan badannya sendiri, Kerana dia bersolek untuk dilihat oleh laki-laki lain serta suka membicarakan aib orang lain.
Wanita-wanita yang memotong-motong badannya sendiri dengan gunting dari neraka Kerana dia suka menonjol-nonjolkan dirinya (ingin terkenal) di kalangan orang ramai, dengan maksud supaya mereka (orang ramai) itu melihat perhiasannya (auratnya), dan setiap orang yang melihatnya jatuh cinta padanya, kerana perhiasannya.
Wanita yang diikat kedua kaki dan tangannya ke arah ubun-ubun kepalanya, serta dibelit dan di bawah kekuasaan ular dan kala jengking Kerana dia mampu untuk mengerjakan solat dan puasa, sedangkan dia tidak mahu berwudhu’ dan tidak solat dan tidak mahu mandi wajib.
Wanita yang berkepala seperti kepala babi dan berbadan himar (keldai), Kerana dia suka mengadu domba serta berdusta.
Wanita yang berbentuk anjing Kerana dia ahli fitnah serta suka marah-marah kepada suaminya.
:cry: :cry: :cry: